Seperti musim kemarau dan musim hujan, musim tanam atau musim kawin pada periodik tertentu adalah sebuah siklus. seperti fenomena alam Bitcoin juga mempuyai siklus pada pasar cryptocurrency yang biasa di sebut dengan BITCOIN HALVING.


Bitcoin Halving adalah event besar yang terjadi pada algoritma SHA256d pada jaringan bitcoin yang secara otomatis memotong imbal hasil bagi para penambang bitcoin setiap 4 tahun sekali. mengakibatkan peningkatan harga dari bitcoin itu sendiri disaat menjelang, disaat dan setelah siklus ini terjadi. secara garis besar siklus ini adalah suatu pertanda bahwa pasar crypto akan terjadi "bull market" atau kenaikan harga pasar crypto secara umum. Banyak pihak yang berspekulasi dan mulai berinvestasi ketika pasa crypto mendekati siklus bitcoin halving.


Ketidaktahuan bitcoin halving adalah salah satu kesalahan terbesar para trader pemula ketika memasuki pasar crytocurrency karena mereka tidak memiliki titik sebagai tanda waktu yang  tepat untuk masuk dan keluar market cryptocurrency sebagai bagian dari strategi efektif yang dapat digunakan. pada bull market di crypto dimana keseluruhan harga mengalami kenaikan yang signifikan dalam jangka waktu yang cukup lama, strategi yang paling efisien adalah dengan membeli dengan harga murah dan menyimpannya sampai waktu tertentu hingga market memiliki tanda "bear" atau penurunan harga yang bergerak implusif maka investor dapat segera menjual barang seluruhnya atau sebagian untuk mendapatkan keuntungan.


Siklus Bitcoin Halving memiliki kaitan dengan Bitcoin Dominance, Bircoin Dominance adalah tool untuk mengetahui berapa banyak pengaruh bitcoin pada alternative coin (altcoins) pada pasar cryptocurrency. chart ini dijadikan patokan untuk mulai berinvestasi coin selain bitcoin di pasar crytocurrency karena harga altcoins selalu berirama dengan harga bitcoin. Jika harga bitcoin naik maka altcoins juga akan naik dengan presentase yang lebih besar. begitu juga sebaliknya. hampir dipastikan 80% pergerakan harga altcoins mirip dengan bitcoin namun dengan kenaikan yang lebih implusif.



Ada sebuah korelasi dan hubungan antara bitcoin dan altcoin :

1. Harga Altcoin akan Naik jika Chart Bitcoin Dominance Turun dan Harga Bitcoin Stabil

2. Harga Altcoin akan Turun Jika Chart Bitcoin Dominance Naik dan Harga Bitcoin Naik

3. Harga Altcoin akan Stabil Jika Chart Bitcoin Dominance Naik dan Harga Bitcoin Stabil

4. Harga Altcoin akan Naik Implusif jika Chart Bitcoin Dominance Turun dan Harga Bitcoin Naik

5. Harga Altcoin akan Turun Implusif jika Chart Bitcoin Dominance Naik dan Harga Bitcoin Turun


Sedangkan apa yang dimaksud dengan Altcoin adalah token unitilitas yang terus berkembang dengan potensi keuntungan yang tak terbatas dan mimiliki resiko yang sangat tinggi dengan fungsi sebagai alat spekulasi. bisa dikatakan bahwa Altcoins adalah token yang dikembangkan oleh devolepment cryptocurrency dalam membangun sistem dari Defi (Decentralized Finance), Gamefi, Artificial Intelegence, Metarverse dan Utilitas lain di atas jaringan blockchain.


memahami bahwa market cryptocurreny adalah amrket yang penuh dengan sentimen merupakan suatu langkah awal untuk dapat memancing keuntungan dari market ini, hal ini harus dipahami market ini adalah market yang sangat baru sehingga struktur pasar masih belum efisien dan pola prilaku investor didalamnya sangatlah tidak rasional.




Pada saat Richard Nixon seorang Presiden Amerika Serikat pada tahun 1971 mengumumkan bahwa Amerika Serikat tidak lagi mengkonversikan mata uang Dollar USD dengan Komoditas Emas sehingga nilai mata uang tersebut mengambang. Nilai uang sudah tidak ada artinya sejak kebijakan Presiden Nixon diambil, nilai uang akhirnya semakin menurun dan harga barang semakin merangkak naik sehingga fungsi uang sudah tidak dapat ditabung karena nilainya semakin menurun akhirnya uang hanya sebagai alat untuk melakukan konsumsi atau diputar sebagai alat investasi.


Sejak kebijakan Presiden Nixon yang sering dikenal sebagai "The Nixon Shock" banyak instrumen investasi dilahirkan agar sebuah kekayaan seseorang tidak turun seperti nilai mata uang. Instrumen yang menjaga kekayaan ini mulai dikembangkan mulai instrumen dari komoditas, properti, dan saham dengan tujuan bagaimana instrumen tersebut tidak hanya menjaga kekayaan tapi juga dapat melipat gandakan kekayaan.


Anda dapat melihat orang yang berinvestasi komoditas dan properti yang dimulai sejak tahun 1950 hingga saat ini banyak sudah memperoleh keuntungan yang berlipat hingga pada saat ini properti hampir mustahil untuk mudah dibeli oleh generasi saat ini yaitu generasi milenial dan generasi Z. Sedangkan saham adalah intrumen yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu yang membuat pergolakan finansial hingga krisis yang dapat dimiliki oleh segelintir entitas.seperti krisis pada tahiun 2008 yang mengungkap fakta tidak ada sistem tersentral yang tetap bertahan dan tetap berjalan selamanya. 


Pada tahun 2008 membuktikan bahwa kekuatan tunggal suatu entitas yang terlalu berlebihan cenderung korup dan merusak meskipun terdengar mengerikan pada krisis finansial global terdapat hanya segelintir orang yang mendapatkan keuntungan yang sangat besar sedangkan masyarakat luas sangat menderita dalam ledakan bubble kredit perumahan di Amerika yang berimbas perekonomian global.


Keadaan tersebut mengharuskan kita beralih pada suatu sistem keuangan baru yang tidak berpusat pada suatu entitas tertentu, melainkan melibatkan semua orang tanpa terkecuali untuk ikut membangun sistem itu sendiri. sistem yang bekerja secara demokratis yang lahir dari komunitas oleh komunitas dan untuk komunitas. semangat ini pada tahun 1982 seorang kriptografer bernama David Chaum memperkenalkan "eCash" yang pada perkembangannya kurangnya minat pada waktu itu karena asas desentralisasi membutuhkan infrastruktur yang kompleks dan masyarakat masih belum terbiasa dengan budaya digital.


Karena spirit desentralisasi "e-Cash" David sebuah whitepaper tentang Uang Tunai Elektronik Bitcoin dengan 9 halaman di upload di berbagai forum internet oleh entitas samaran dengan code Satoshi Nakamoto pada tanggal  31 Oktober 2008 dan pada tanggal 3 Januari 2009 blok pertama di jaringan Bitcoin di tambang dan sejak saat itu pula Bitcoin terus berkembang bukan menjadi Alat Tukar untuk transaksi seperti Uang/Fiat tapi sebagai Asset di ekosistem digital selayaknya kepemilikan properti di dunia nyata.


Bitcoin berjalan pada algoritma SHA256d dan dibatasi hanya berjumlah 21 Juta Coin, dengan proses penambangan setiap 10 menit pada rantai block jaringan bitcoin dengan hasil tambang yang dipotong setengah setiap 4 tahun sekali sejak block pertama ditambang dan sekarang 19 juta coin telah ditambang dan sisanya 2 juta keping coin dengan kemungkinan block terakhir pada tahun 2140 ada 100 tahun lagi untuk kita trader retail untuk dapat mengoleksi Asset ini sebelum intitusi atau pemerintahan menjadikan instrumen berjangka.


Dan kemungkinan Bitcoin Standart akan menjadi Standart Baru dalam dunia financial dan ketika saat itu tiba Bitcoin adalah Asset yang sangat berharga melebihi Surat Berharga Perusahaan manapun karena saat ini Bitcoin sudah berada dalam urutan ke-10 dan akan terus merangkak naik seperti histori parabolic price action di pasar cryptocurrency.